05/11/10

Noise di ISO 3200, g takut tuch !!

Sebelumnya jika tidak dalam keadaan terpaksa saya selalu menghindari menjepret 
pada ISO di atas 800, karena noise yang dihasilkan. Walaupun pada kamera 20D 
yang saya miliki rasio noise sudah terbilang rendah dan jepretan ISO tinggi biasanya 
juga acceptable. 

Biasanya hasil jepretan ISO tinggi dengan dampak noise yang timbul dapat dibersihkan 
dengan aplikasi semacam Noise Ninja atau Neat Image (link download saya sertakan 
pada akhir artikel ini). 

Tetapi tentulah memakan waktu dan tenaga, lagi pula jika kita menerapkan 100% 
dari hasil aplikasi tsb, maka komprominya adalah soal ketajaman, karena akan 
menurun pada hasil akhirnya. Kiat mengatasi masalah ini adalah melalui USM setelah 
noise dibersihkan, atau bisa dengan cara dibagi rata dengan Photoshop. Caranya akan 
saya terangkan selanjutnya di bagian akhir artikel ini. 

Marilah kita simak terlebih dahulu teknik yang satu ini pada jepretan di bawah, bagaimana 
kiatnya supaya noise tidak merajarela pada ISO tinggi. 
� 
� 
Foto di bawah ini dijepret dengan pada ISO 3200 dengan exposure compensation/EC +1EV. 


� 
�� 
� 

Detail: format RAW, ISO3200 +1EV, f1.4, 1/60s, AWB. Sharpness +2, Saturation 0, 
Contrast 0. Lensa EF 50mm/f1.4 tanpa flash. Pencahayaannya memakai sumber 
cahaya ruang yang ala kadarnya dan agak redup dengan kombinasi lampu neon dari 
atas dan tungsten dari arah wajah dan BG. Terlihat pupil mata kucing melebar 
karena cahaya redup. 



Sekarang kita lihat cropping 100% pada daerah highlight dan shadow dan membanding- 
kannya dengan jepretan tanpa EC (+0 EV) sbb. 



Bagian highlight (crop 100%)
  • ISO 3200 +1EV (1/60s @ f1.4)
  • ISO 3200 +0EV (1/125s @ f1.4)
� 

Bagian shadow (crop 100%) 

  • ISO 3200 +1EV


� 
  • ISO 3200 +0EV

Hasilnya: �Noise ISO 3200 +1EV terlihat jauh lebih rendah daripada ISO 3200 +0EV! 
(info: jepretan handheld dan bracketing karena obyeknya tidak bisa diam). 


Jepretan di atas dalam format RAW dengan teknik men-overexpose +1EV, lalu pada RAW 
converter (saya memakai DPP 2.03 dari Canon)�dikurangi -1EV kembali menjadi EC 0. 


Kelihatan noise-nya terkendali dengan baik!
Dengan teknik ini, maka noise bisa ditekan dan ini juga berlaku untuk ISO di bawah 3200. 
� 

Jika hasil dari teknik +1EV dikombinasikan lagi dengan teknik membagi rata noise 
yang akan saya terangkan di bawah, tentunya hasilnya lebih�optimal lagi.� 
�� 
�� 
� 
Rule of the thumb 
�
Jangan sesekali memotret under exposed pada ISO tinggi, apapun kamera Anda,
 
karena jika nanti exposure dinaikkan pada saat post-processing dengan�RAW 
converter, maka hal ini akan menambah noise! Contoh jika pemotretan pada 
ISO 3200 dan -1EV under, lalu dikompensasi +1EV kemudian, berarti hasilnya 
sama dengan ISO 6400!!�Dan berlaku kelipatannya.
�
Usahakan selalu menjepret dengan exposure yang pas atau EC kompensasi plus,
seperti contoh di atas, noise akan lebih rendah (ISO 3200 +1EV = ISO 1600 lalu
 
pada RAW coverter diturunkan lagi -1EV).
� 



� 

Teknik membagi rata noise 
� 
Teknik ini dapat�diterapkan terpisah atau dengan kombinasi dengan yang di atas. 
� 
Hasil yang kita dapatkan dari pembersihan noise dengan aplikasi seperti Noise Ninja 
atau Neat Image tentunya sangat baik, tapi kadang terlalu baik sehingga ketajaman 
berkurang. Tentunya kita dapat menambah ketajaman setelah proses tersebut, tetapi 
terkadang tidaklah optimal. 
� 
Supaya noise berkurang dan pada saat bersamaan ketajaman masih terjaga, maka 
kita dapat mengambil jalan tengah dengan mencampur kedua hasil tersebut dan 
membagi rata dengan cara sebagai berikut: 


Cara merata-ratakannya adalah dengan menaruh layer noise yang sudah dibersihkan 
di atas layer asli, lalu layer noise yang sudah bersih tersebut diturunkan opacity-nya 
sebesar 30-50%, sesuai efek yang diinginkan. Maka hasilnya noise dapat ditekan dan 
pada saat bersamaan ketajaman aslinya masih terlihat. 
� 

� 
� 
� 

dan perbandingan hasil akhirnya: 
� 
 




Nah sekarang... ISO 3200, siapa tatut? 


Neat Image download
Noise Ninja download

Popular Entries